
currently: thinking about shutting this blog down.
"Because I am not a morning person"
kalimat itu jadi jawaban untuk pertanyaan "Kok ambil kuliah sore?"
Kebanyakan orang memang jadi bertanya-tanya, karena:
1. Saya bukan PNS
2. Saya ga kerja kantoran
3. Pokoknya kerjaan saya ga terikat jam kerja 9-5
4. Kuliah sore SPP-nya lebih mahal
That's true. I'm not a morning person. Saya bangun setelah menekan tombol snooze di alarm clock berkali-kali. Saya bangun pagi lalu nyambung tidur lagi saat weekend (atau kalau tidak ada jadwal mengajar pagi). Saya lebih berenergi di malam hari. Dan kalau ada kegiatan yang dimulai pagi-pagi buta, alih-alih tidur lebih awal, saya akan terjaga sepanjang malam supaya tidak terlambat besok paginya.
"Hubungannya 'night person' dengan kuliah sore? Hello...."
Saya akan menjawab, "Kalo kuliah sore, tugasnya bisa dikerjain sebelum masuk kelas, di detik-detik terakhir"
Ya, saya juga tipe orang yang jadi superkreatif bila dikejar tenggat waktu.
I used to enjoy being a night owl. well, not an extreme night owl, karena terkadang saya bisa mengikuti sleeping pattern yang baik, tidur awal, bangun tepat waktu, beraktifitas dengan semangat seharian, istirahat dengan enak di malam hari; dan (anehnya) lebih cepat mengantuk justru kalau tidur ditemani, seperti saat kakak pulang ke Palembang dan 'numpang' tidur di kamar atau saat sleepover (padahal kebanyakan teman saya justru senang bergadang saat menginap).
Tapi saat ini, selalu terjaga sampai lewat tengah malam terasa menyiksa.
Sleeping disturbance sure can unleash terrible things... and thoughts...